Pantangan Yang harus Dihindari Pasca Gurah

Diposting pada

Gurah tenggorokan

Gurah hidung merupakan salahsatu metode pengobatan tradisional alami yang memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan, cara ini terbukti efektif untuk mencegah dan mengobati berbagai masalah yang berhubungan dengan saluran pernafasan.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari terapi gurah yang anda lakukan, ada beberapa pantangan atau larangan setelah selesai gurah yang harus anda ikuti dan biasanya setiap terapis gurah akan mengingatkan pada setiap pasien setelah selesai proses penggurahan.

Selain itu dengan menghindari pantangan gurah juga akan membuat anda terhindar dari efek samping pasca terapi gurah seperti sakit tenggorokan, batuk, suara serak dan lainnya.

Pantangan gurah hidung

Pantangan merupakan suatu hal yang harus dihindari oleh seseorang yang mengalami sakit atau setelah melakukan terapi pengobatan tertentu yang biasanya bermanfaat untuk proses penyembuhan dan terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan.

Biasanya pantangan bersifat sementara dan bisa diabaikan jika penyakit sudah sembuh atau dalam jangka waktu tertentu.

Begitu juga dalam terapi gurah yang mengharuskan berpantang selama minimal satu minggu untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari terapi yang dilakukan.

Pantangan gurah hidung

Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa pantangan setelah gurah yang harus anda hindari:

  • Hindari minum es dan makanan dingin

Orang yang selesai melakukan gurah dilarang mengonsumsi minuman es serta berbagai makanan yang didinginkan didalam kulkas atau freezer, hal itu untuk mencegah terjadinya penyakit flu yang berkepanjangan pasca gurah.

Selain itu tidak mengonsumsi minuman dingin juga agar kondisi tubuh tidak drop setelah gurah dan menjaga kualitas pita suara agar tidak serak dan parau.

  • Dilarang mengonsumsi makanan berminyak

Setelah selesai gurah pastinya saluran pernafasan anda akan bersih dari berbagai kotoran dan tubuh akan memproduksi lendir yang baru yang lebih baik. Oleh sebab itu selama 1 minggu hendaknya hindari makanan berminyak yang akan mengotori pita suara dan membuat tenggorokan terasa tidak nyaman.

  • Hindari makanan pedas

Makanan pedas akan membuat tenggorokan yang masih sensitif pasca gurah akan mudah iritasi yang bisa saja menjadi penyebab terjadinya peradangan pada tenggorokan, hendaknya hindari makanan pedas dan terlalu panas selama 1 minggu setelah gurah.

Pantangan makanan pasca gurah

  • Hindari makanan asam dan bergetah

Jenis makanan yang asam dan bergetah berpotensi memancing tubuh anda untuk memproduksi lendir yang berlebihan.

  • Gunakan masker

Untuk menjaga saluran pernafasan yang masih sensitif pasca gurah, sebaiknya gunakan masker jika anda bekerja di tempat yang berpolusi tinggi atau sedang bepergian keluar rumah.

  • Hindari merok0k

Bagi anda pecandu rok0k sebaiknya hindari menghisapnya dan kalau bisa berhenti permanen adalah lebih baik karena gurah adalah salahsatu metode yang efektif untuk terapi berhenti merok0k.

Kesimpulan

Orang yang telah selesai melakukan terapi gurah  kadang masih mengalami keluar lendir dalam waktu 1 sampai 2 hari. Manfaat gurah benar-benar bisa dirasakan biasanya pada hari ketiga pasca terapi.

Sedangkan menghindari berbagai pantangan gurah yang sudah saya sebutkan diatas adalah untuk menjaga agar manfaat gurah bisa dirasakan lebih optimal dan menghindari efek negatif pasca terapi.

Yang perlu anda fahami adalah berpantang terhadap makanan dan minuman disini bukan berarti kita mengharamkan sesuatu yang sudah pasti halalnya, namun hanya sekedar menghindari dalam jangka waktu tertentu demi kesehatan tubuh.

Demikian beberapa makanan dan minuman yang perlu dihindari setelah selesai terapi gurah yang bisa saya jelaskan dalam artikel singkat pada kesempatan hari ini, semoga bermanfaat bagi anda yang telah selesai melakukan gurah hidung.

Gambar Gravatar
Seorang pemerhati dunia kesehatan sekaligus praktisi metode pengobatan klasik dan thibbun nabawi sejak tahun 2004

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *